PERSAMAAN SCHRODINGER PDF

Thursday, 24 March persamaan Schrodinger Perbedaan pokok antara mekanika Newton dan mekanika kuantum terletak pada cara menggambarkannya. Dalam mekanika klasik, masa depan partikel telah ditentukan oleh kedudukan awal, momentum awal serta gaya-gaya yang beraksi padanya. Dalam dunia makroskopik, kuantitas ini semuanya dapat ditentukan dengan ketelitian yang cukup sehingga mendapatkan ramalan mekanika Newton yang cocok dengan pengamatan. Mekanika kuantum juga menghasilkan hubungan antara kuantitas yang teramati, tetapi prinsip ketidakpastian menyaran-kan bahwa kuantitas teramati bersifat berbeda dalam kawasan atomik. Sebab dan akibat masih berhubungan dengan mekanika kuantum tetapi memerlukan tafsiran yang hati-hati. Dalam mekanika kuantum ketentuan tentang karakteristik masa depan seperti pada mekanika Newton tidak mungkin diperoleh, karena kedudukan dan momentum awal partikel tidak dapat diperoleh dengan ketelitian yang cukup.

Author:Arashitilar Mezshura
Country:Togo
Language:English (Spanish)
Genre:Finance
Published (Last):2 September 2005
Pages:190
PDF File Size:2.31 Mb
ePub File Size:19.43 Mb
ISBN:714-4-71419-422-4
Downloads:28716
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Faulabar



Pina Pitriana, S. Disusun oleh : Muhammad Pandu A. Makalah ini membahas tentang persamaan teoritik yang mendasari lahirnya fisika kuantum, transformasi dari persamaan fisika klasik yang berubah menjadi tinjauan kuantum, dan kontribusi serta penjelasan fisis dari persamaan gelombang Scrodinger.

Tim penulis berterima kasih kepada Ibu Diah Mulhayatiah, S. Pd dan Ibu Pina Pitriana, S. Si selaku dosen pengampu mata kuliah Fisika Kuantum yang telah memberikan tugas menulis makalah ini serta semua pihak yang telah membantu proses penyusunan makalah ini.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa dalam penulisan makalah ini terdapat banyak kekurangan baik dari segi tata bahasa maupun konten fisika.

Oleh karena itu, kami membuka kesempatan bagi pembaca yang ingin memberi saran dan kritik sehingga kami dapat memperbaiki makalah ini. Semoga makalah ini dapat diambil hikmah dan manfaatnya sehingga dapat memberikan inspirasi terhadap pembaca. Latar Belakang Rumusan Masalah Persamaan Schrodinger Bergantung Waktu Persamaan Schrodinger Tidak Bergantung Waktu Sifat-Sifat Fisis Suatu Gelombang Interpretasi statistik Latar Belakang Keterbatasan fisika klasik dalam menjelaskan fenomena-fenomena alam memunculkan lahirnya teori kuantum.

Teori kuantum tidak hanya memandang suatu objek berdasarkan keadaan makro, akan tetapi juga menganalisis hingga keadaan mikronya. Energi yang selama ini dianggap sebagai suatu keadaan kontiniu mengalami perubahan bentuk ketika dalam dunia kuantum energi dinyatakan sebagai suatu paket-paket tertentu yang dapat dipisahkan berdasarkan tingkatannya. Fungsi gelombang yang selama ini berbentuk kontiniu dengan ciri khas gelombang sinusoidal mengalami transisi menjadi paket gelombang yang tidak hanya bergantung pada varibel waktu.

Kelahiran fisika kuantum ataupun mekanika kuantum tentunya dipelopori oleh seseorang yang memahami akan adanya anomali pada gejala fisis, akan tetapi hal tersebut tidak dapat dijelaskan oleh fisika klasik. Orang tersebut adalah Schrodinger yang memandang suatu gelombang sebagai objek yang terkuantisasi. Artinya energi yang dimiliki oleh gelombang mekanik yang selama ini diasumsikan sebagai suatu yang kontiniu berubah menjadi menjadi paket-paket gelombang tersendiri.

Penjabaran lebih lanjut mengenai fungsi gelombang Gaussian memberikan suatu titik terang untuk menjelaskan anomali fisis tersebut. Berdasarkan hal itulah, sebagai penggiat ilmu fisika dirasa perlu untuk disajikan materi mengeni persamaan Schrodinger sebagai bekal mengajar bagi calon guru fisika.

Rumusan Masalah Permasalahan yang diangkat dalam makalah ini adalah: 1. Bagaimanakah keterkaitan antara gelombang Gaussian dan gelombang Schrodinger? Bagaimanaka penjelasan Schrodinger terkait fungsi gelombang yang terikat fungsi waktu?

Bagaimanakah pandangan Schrodinger terkait keadaan stasioner gelombang yang tidak bergantung waktu? Bagaimanakah penjelasan fisis dari fungsi gelombang Schrodinger?

Tujuan 1. Mahasiswa mendapat tambahan wawasan penulis mengenai keterkaitan antara fisika klasik dan fisika kuantum. Mahasiswa mendapat tambahan wawasan terkait persamaan Schrodinger yang terikat waktu dan yang tidak terikat waktu. Mahasiswa mendapat tambahan wawasan penulis terkait makna fisis suatu fungsi gelombang.

Sebagai salah satu syarat nilai pada mata kuliah fisika kuantum. Paket-Paket Gelombang Gausian Sebelum kemunculan teori-teori kuantum dan kajian fisika modern, fisika klasik masih memisahkan antara gelombang dan partikel dari suatu kondisi fisis yang muncul. Hal ini didasari keterbatasan dari fisika klasik dalam memperlihatkan bagaimana operasi bersama antara gelombang dan partikel dalam suatu kasus.

Paket Gelombang Gausian Bergantung Waktu Pada pembahasan pada sub bab A, telah diperlihatkan bagaiman bentuk paket gelombang Gaussian secara spesifik. Pembahasan selanjutnya adalah bagaimana bentuk ketergantungan antara paket gelombang Gaussian terhadap fungsi waktu yang nantinya pembahasan ini akan berlanjut kepada persamaan Schrodinger yang terikat waktu.

Merujuk kembali kepada persamaan 1 dengan mengambil nilai minimum dari paket gelombang Gaussian. Maka untuk pembahasan partikel bebas, besarnya energi hanya bergantung pada momentum. Operator Operator dalam pembahasan fisika kuantum merupakan suatu tools yang berfungsi untuk memudahkan penurunan persamaan khususnya persamaan gelombang. Sebagai contoh, operator linier yang memungkinkan semua bidang di bagian sebelah kanan merujuk pada fungsi sebelah kiri.

Operator ruang posisi koordinat Pada operator ini kita akan melihat bagaimana fungsi gelomban dinyatakan oleh momentum awal ketika energi masih dalam E0. Operator ruang momentum Berkebalikan dengan operator pada ruang koordinat, pada operator ruang momentum kita dituntut untuk menemukan operator posisi. Fungsi Normalisasi Fungsi normalisasi berfungsi sebagai suatu prasyarat dalam pembahasan ini. Sutu fungsi yang sudah ternormalisasi akan memiliki nilai akhir yang real.

Persamaan Schrodinger Bergantung Waktu Persamaan Schrodinger dikenalkan oleh Erwin Schrodinger pada tahun membahas tentang deskripsi gelombang partikel pada dimensi atomik yang memenuhi prinsip dan hukum fisika.

Bentuk korespodensi ini yang nantinya digunakan untuk membangun persamaan gerak kuantum berangkat dari bentuk klasik. Selanjutnya tinjau partikel yang mengalami gaya F sebagai gradient dari energi potensial V x,t. Pada persamaan terakhir diatas hanya bisa dipakai untuk persoalan non- relativistik dan akan menjadi lebih rumit jika kelajuan yang mendekati kecepatan cahaya. Karena persamaan itu bersesuaian dengan eksperimen dalam batas — batas berlakunya, kita harus mengakui bahwa persamaan Schrodinger menyatakan suatu postulat yang berhasil mengenai aspek tertentu dari dunia fisis.

Betapapun sukses yang diperoleh persamaan Schrodinger, persamaan ini tetap merupakan postulat yang tidak dapat diturunkan dari beberapa prinsip lain, dan masing — masing merupakan rampatan pokok, tidak lebih atau kurang sah daripada data empiris yang merupakan landasan akhir dari postulat itu Nurun, Persamaan Schrodinger Tidak Bergantung Waktu Kenyataan bahwa terdapat sistem energi yang ditinjau pada persamaan Schrodinger yang tidak bergantung pada waktu memungkinkan lahirnya analisis dan ide untuk menghilangkan variabel t pada persamaan Schrodinger.

Sistem energi tersebut adalah energi potensial yang secara eksplisit tidak bergantung pada kondisi waktu. Secara matematis, differensial orde kedua dari persamaan Schrodinger memberikan kemungkinan atau peluang untuk menyelesaikan permasalahan secara terpisah di masing-masing variabel. Solusi terpisah di masing-masing variabel dapat dijadikan suatu generalisasi untuk penyelesaian problem. Kesetaraan keadaan tersebut mengisyaratkan bahwa ketetapan energi yang berifat konstan.

Pertama kita tinjau untuk masing-masing variabel. Keadaan inilah yang dimaksudkan dengan persamaan Schrodinger yang tidak terikat akan waktu. Berdasarkan persamaan tersebut, kita tidak dapat menentukan dan menyelesaikan permasalahan sebelum bentuk potensial V x diketahui. Solusi separasi merupakan keadaan stasoner dari fungsi gelombang. Perlu diperhatikan bahwa variabel u merupakan penyederhanaan, hal ini bertujuan untuk menghindari kesalah pahaman terhadap fungsi gelombang yang sebenarnya yang memuat variabel t dalam bentuk eksponensial.

Solusi Separasi Merupakan Keadaan Energi Total Tertentu Pernyataan solusi separasi merupakan keadaan energi total tertentu mengindikasikan bahwasanya terdapat total energi yang sama di setiap saat melalui pengukuran. Merujuk pada operator energi Hamiltonian pers.

Dengan demikian penggunaan energi sebai konstanta menjadi lebih terlihat jelas dikarenakan nilai eigen tersebut menunjukan keadaan energi yang sama di berbagai titik atau momentum. Sehingga dapat disimpulkan bahwasanya solusi separabel ini memiliki sifat bahwasanya setiap pengukuran energi totoal pasti memiliki nilai yang sama di segala titik.

Sehingga pernyataan awal pembasahan ini terbukti Gasiorowicz, Solusi umum dari fungsi Schrodinger tidak bergantung waktu merupakan kombinasi linier dari solusi separasi. Pernyataan diataPhyss merupakan kelanjutan dari pembahasan awal sistem separasi ini yang disebutkan bahwa gabungan dari separasi variabel dapat dijadikan suatu genelarisir fungsi umumnya. Sehingga terdapat fungsi gelombang yang berbeda-beda yang berhubungan dengan energi-energi yang diperbolehkan.

Interpretasi statistik Fungsi gelombang tersebar pada suatu ruang pada fungsi x, untuk setiap waktu. Bentuk Gelombang Acak Pada gambar fungsi gelombang di atas yaitu bentuk fungsi gelombang, partikel kemungkinan besar ditemukan disekitar titik A, dan kemungkinan paling kecil ditemukan di sekitar titik B. Dan area yang ter asir di atas merepresentasikan kemungkinan ditemukannya partkel pada jangkauan dx.

Kesimpulan Pendekatan teoritis yang dikemukakan oleh Schrodinger untuk menjelaskan anomali fisis yang terjadi memberikan suatu titik terang dalam membahas fisika lebih lanjut. Berdasarkan pembahasan yang dilakukan, dapat disimpulkan beberapa hal dianataranya: 1. Persamaan Schrodinger dapat ditinjau sebagai fungsi waktu untuk keadaan yang kontiniiu.

Persamaan Schrodinger dapat ditinjau sebagai suatu fungsi gelombang yang tidak terikat waktu untuk keadaan stasionernya. Beberapa operator yang digunakan adalah Hamiltonian, Ruang koordinat dan ruang momentum. Keadaan stasioner tercipta ketika standar deviasi hasil pengukuran bernilai nol, atau menghasilkan besaran yang sama di setiap titik uji. Saran Penulisan makalah ini sedikit mengalami kendala karena beberapa urutan materi yang sedikit berbeda dengan rujukan.

Sebagai contoh, pembahasan mengenai operator fisi dilakukan setelah penjelasan materi ini. Sedangkan untuk menjelaskan materi ini dibutuhkan pendekatan matematis seperti pada operator fisis.

Dengan demikian penulis menyarankan untuk diperhatikan urutan penulisan materi agar dapat meningkatkan kualitas makalah. Quantum Physics 3rd ed. Griffiths, D. Introduction to Quantum Mechanics. USA: Prentice Hall. Morisson, M. Understanding Quantum Physics. Oklahoma: Prentice Hall. Fisika Kuantum.

Malang: UIN Malang. Pain, H. The Physics aof Vibration and Wave. Purwanto, A. Yogyakarta: Gava Media. Sani, R. Medan: Unimed Press. Sudiarta, I.

HELECHO ARBORIO PDF

Persamaan Schrödinger

.

ARISTOTLE GALILEO AND THE TOWER OF PISA PDF

.

Related Articles