PEMASANGAN WSD PDF

Tanda-tanda kegagalan nafas dan perubahan vital signs merupakan indikasi terjadinya syok karena hipoksia, stress dan nyeri. Hal tersebut dapat menentukan fungsi paru yang baik dan ada tidaknya atelektasis paru. Catat pergerakan dada dan posisi trakea Pergerakan dada yang terjadi pada saat inspirasi maupun ekspirasi tidak sama dan posisi trakea akan bergeser akibat adanya tekanan peumotoraks. Kaji fremitus Suara dan fibrasi fremitus dapat membedakan antara daerah yang terisi cairan dan adanya pemadatan jaringan 6. Bantu pasien dengan menekan pada daerah yang nyeri sewaktu batuk dan nafas dalam Dengan penekanan akan membantu otot dada dan perut sehingga dapat batuk efektif dan mengurangi trauma 7. Mendukung untuk inspirasi maksimal, memperluas ekspirasi paru-paru dan ventilasi.

Author:Nezuru Taukora
Country:China
Language:English (Spanish)
Genre:Software
Published (Last):17 May 2004
Pages:394
PDF File Size:17.68 Mb
ePub File Size:8.57 Mb
ISBN:659-5-51158-176-1
Downloads:7352
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Zuzilkree



Infeksi pada tempat pemasangan b. Gangguan pembekuan darah yang tidak terkontrol 2. Penutup mempunyai dua lobang, satu untuk ventilasi udara dan lainnya memungkinkan selang masuk hampir ke dasar botol. Air steril dimasukan ke dalam botol sampai ujung selang terendam 2cm untuk mencegah masuknya udara ke dalam tabung yang menyebabkan kolaps paru. Gambar 2. Hal ini sangat berbahaya karena menyebabkan paru kolaps. Pada sistem dua botol, penghisapan dapat dilakukan pada segel botol dalam air dengan menghubungkannya ke ventilasi udara.

Dapat dihubungkan dengan suction control. Cairan drainase dari rongga pleura masuk ke botol 1 dan udara dari rongga pleura masuk ke water seal botol 2. Prinsip kerjasama dengan sistem 1 botol yaitu udara dan cairan mengalir dari rongga pleura ke botol WSD dan udara dipompakan keluar melalui selang masuk ke WSD.

Biasanya digunakan untuk mengatasi hemothoraks, hemopneumothoraks, efusi peural. Selain itu terpasang manometer untuk mengontrol tekanan. Paling aman untuk mengatur jumlah hisapan. Yang terpenting adalah kedalaman selang di bawah air pada botol ke Jumlah hisapan tergantung pada kedalaman ujung selang yang tertanam dalam air botol WSD. Botol ke-3 mempunyai 3 selang, yaitu: 1. Tube pendek diatas batas air dihubungkan dengan tube pada botol ke dua 2. Tube pendek lain dihubungkan dengan suction 3.

Pompa penghisap Pleural Emerson Merupakan pompa penghisap yang umum digunakan sebagai pengganti penghisap di dinding. Pompa Penghisap Emerson ini dapat dirangkai menggunakan sistem dua atau tiga botol.

ATPL QUESTION BANK PDF

Tata Cara Pemasangan WSD

WSD dengan sistem satu botol Sistem yang paling sederhana dan sering digunakan pada pasien simple pneumothoraks. Terdiri dari botol dengan penutup segel yang mempunyai 2 lubang selang yaitu 1 untuk ventilasi dan 1 lagi masuk ke dalam botol. Air steril dimasukan ke dalam botol sampai ujung selang terendam 2cm untuk mencegah masuknya udara ke dalam tabung yang bisa menyebabkan kolaps paru. Selang untuk ventilasi dalam botol dibiarkan terbuka untuk memfasilitasi udara dari rongga pleura keluar. Drainage tergantung dari mekanisme pernafasan dan gravitasi. Undulasi gelembung udara pada selang cairan mengikuti irama pernafasan yaitu saat : Inspirasi akan meningkat B. WSD dengan Sistem 2 Botol Digunakan 2 botol ; 1 botol mengumpulkan cairan drainage dan botol ke-2 botol water seal.

DITTMANN THERMOMETER DX 6635 BEDIENUNGSANLEITUNG PDF

Rumusan Masalah Ada pun rumusan masalah yang di jelaskan pada makalah ini, sebagai berikut: 1. Apa Indikasi pemasangan WSD? Apa tujuan dari pemasangan WSD? Bagaimana penatalaksanaannya? Apa Asuhan Keperawatan yang diberikan?

INTRODUO A EPISTEMOLOGIA DA PSICOLOGIA JAPIASSU PDF

Definisi Water Seal Drainage WSD adalah merupakan suatu tindakan invasive yang dilakukan untuk mengeluarkan udara, cairan baik darah atau pus dari rongga pleura ataupun rongga thorax mediastinum dengan menggunakan selang penghubung dari rongga ke botol wsd. Tipe atau sistem WSD 1. WSD dengan sistem 2 botol - Digunakan 2 botol ; 1 botol mengumpulkan cairan drainage dan botol ke-2 botol water seal - Botol 1 dihubungkan dengan selang drainage yang awalnya kosong dan hampa udara, selang pendek pada botol 1 dihubungkan dengan selang di botol 2 yang berisi water seal - Cairan drainase dari rongga pleura masuk ke botol 1 dan udara dari rongga pleura masuk ke water seal botol 2 - Prinsip kerjasama dengan sistem 1 botol yaitu udara dan cairan mengalir dari rongga pleura ke botol WSD dan udara dipompakan keluar melalui selang masuk ke WSD Bisasanya digunakan untuk mengatasi adanya cairan dan udara pada rongga dan pada efusi pleura 3. WSD dengan sistem 3 botol - Sama dengan sistem 2 botol,hanya ditambah 1 botol untuk mengontrol jumlah hisapan yang digunakan. Jenis pemasangan atau lokasi penempatan selang WSD 1. Mediastinal Tube : Adalah digunakan untuk mengalirkan cairan dari rongga mediatinum setelah operasi jantung atau operasi lain di mediastinum.

Related Articles