BETERNAK ULAT HONGKONG PDF

Latar Belakang Ulat Hongkong Mendengar nama ulat sebagian kita terutama kaum wanita akan merasa takut,jijik dan asosiasi yang negatif lainnya. Tetapi ternyata membudidayakan ulat hongkong bisa mendatangkan penghasilan tambahan yang lumayan besar. Ulat hongkong atau dalam bahasa lain dikenal dengan Meal Worm atau Yellow Meal Worm dapat ditemukan pada toko-toko pakan burung, reptil dan ikan, karena memang ulat hongkong biasa dipergunakan sebagai suplemen pakan hewan-hewan tersebut. Selain itu ulat hongkong bisa dipergunakan sebagai bahan makanan hewan dalam bentuk pelet. Bentuk Ulat Hongkong Bisnis budidaya ulat hongkong sebenarnya cukup mudah dan tidak memerlukan tenaga dan modal yang besar, selain itu budidaya ulat hongkong bisa dilakukan sebagai usaha sampingan. Usaha budidaya ulat Hongkong ini telah ditekuni oleh beberapa warga Dusun, Gesikan, Ngluwar, Magelang.

Author:Akishicage Musho
Country:Great Britain
Language:English (Spanish)
Genre:Relationship
Published (Last):26 November 2008
Pages:494
PDF File Size:6.76 Mb
ePub File Size:17.53 Mb
ISBN:759-4-26031-490-1
Downloads:86716
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kegrel



Mau ternak ulat hongkong cara praktis? Pakan alami ini mengandung banyak protein dan kalori yang dibutuhkan burung. Cara penyajiannya juga bervariasi, ada yang diberikan ketika ulat masih berwarna putih, sedang ganti kulit, atau diberikan dalam bentuk ulat hongkong kering. Masih prospektifkah beternak ulat hongkong? Jawaban Om Kicau, sepanjang hobi burung kicauan masih lestari di Indonesia, beternak ulat hongkong tetap memiliki prospek cerah.

Kontak Whatsapp Om Kicau? Klik ini akan dibalas begitu ada sempat. Cara gampang mencari artikel omkicau. Dalam artikel ini, Om Kicau sengaja memberikan materi budidaya untuk skala kecil. Kalau sudah menguasai skala kecil, pasti skala sedang maupun skala besar mudah dilakukan. Jadi, intinya menguasai dan mempraktikkan hal-hal yang mendasar dulu. Sebelum memulai beterbak, sebaiknya persiapkan beberapa bahan yang akan digunakan. Misalnya wadah tempat menyimpan ulat.

Wadah ulat ini bisa menggunakan kontainer plastik, baik yang single maupun yang bersusun seperti laci. Berikutnya, siapkan dedak atau bekatul yang menjadi media untuk berkembang biak dan bertelur bagi ulat hongkong tersebut. Dedak sekaligus berfungsi untuk mempertahankan kondisi kelembaban sehingga ulat hongkong tidak mudah mati.

Ulat hongkong yang akan diternakkan sebaiknya dipilih yang dewasa, dengan jumlah tergantung ukuran wadah atau kontainer plastik. Boleh juga menggunakan ulat hongkong yang sudah berubah menjadi kumbang berwarna hitam. Ulat hongkong dewasa sebagai materi awal beternak. Tenebrio molitor atau kumbang dari ulat hongkong.

Terakhir adalah mempersiapkan pakan untuk ulat-ulat ini. Ulat hongkong adalah larva yang memakan apa saja. Tetapi untuk tujuan ternak, dan menjaga agar ruangan tempat ia ditangkarkan tidak mudah berjamur, pakan yang diberikan dapat berupa sepotong roti, potongan kentang, atau potongan buah-buahan terutama apel.

Setelah itu, masukkan ulat-ulat yang akan dikembangbiakan. Jadi, dalam penjelasan ini, kita memulainya dari ulat hongkong dewasa, bukan langsung berupa kumbang. Proses berkembang biak ulat menjadi kumbang membutuhkan waktu lama, dan butuh kesabaran untuk diperoleh hasil optimal.

Karena itu, banyak juga yang memulai breeding dengan memasukkan UH yang telah berubah menjadi kumbang agar prosesnya lebih cepat. Pakan yang diberikan bisa berupa potongan kentang atau potongan buah apel, meski UH bisa menyantap makanan apa saja. Pemberian apel dan kentang dimaksudkan untuk mencegah timbulnya jamur akibat bahan pakan terlalu banyak mengandung air misalnya sayuran.

Kentang dan apel bisa diberikan sebagai pakan ulat hongkong. Jangan lupa melakukan kontrol setiap hari, terutama untuk memeriksa ketersediaan pakan, sekaligus membersihkan sampah bekas makanan atau bekas kulit dari ulat hongkong. Maaf menyela: Dapatkan aplikasi Omkicau. Maksud pemindahan ini untuk menghindari ulat hongkong yang belum berubah jadi kepompong, karena UH terkadang akan memakan teman-temannya yang sudah jadi kepompong, terutama jika mereka kekurangan pakan.

Jadi, jika tetap menggunakan wadah yang sama, pemberian pakan harus ditingkatkan jika. Dari hari ke hari, warna putih ini akan berubah menjadi cokelat. Silakan dikontrol terus sampai warna serangga menjadi hitam, dan itulah yang disebut kumbang Tenebrio molitor. Jika sudah menjadi kumbang, Anda bisa memberikan pakan berupa potongan buah-buahan atau potongan roti. Kepompong yang berubah menjadi kumbang hitam.

Perbandingannya, takaran 4 gelas berisi kumbang memerlukan dedak sebanyak 2 kg. Dalam wadah inilah, kumbang akan memulai proses reproduksinya, seperti kawin dan bertelur. Jika sudah bertelur, tunggu sampai 10 hari, kemudian dilakukan pengayakan terhadap telur-telurnya. Saat mengayak, yang ikut terayak adalah telur dan dedak, namun kumbang tidak ikut terayak. Telur dan dedak dikembalikan ke wadah semula. Adapun kumbang dipindah ke wadah lain, dengan media dedak dan rasio yang sama seperti penjelasan sebelumnya 4 gelas kumbang membutuhkan 2 kg dedak.

Dalam wadah baru, kumbang akan bertelur kembali selama 10 hari. Silakan diayak kembali telur dan dedaknya, sedangkan para kumbang dipindah ke wadah baru. Demikian seterusnya, sampai kumbang sudah tidak bertelur lagi. Tanda kumbang sudah tak bertelur lagi adalah mati dengan sendirinya.

Mereka akan menetas menjadi larva, yang tidak lain adalah ulat hongkong. Sejak menetas, pakan yang diberikan kembali ke tahap pertama potongan apel dan kentang.

Biarkan sampai umur 50 hari. Saat itulah, ulat hongkong siap dipanen, untuk dipasarkan, atau digunakan sendiri, atau dijadikan lagi sebagai materi dalam beternak UH. UH umur 50 hari siap panen untuk dijual atau diberikan kepada burung di rumah. Sekarang kita lihat bagaimana siklus hidup ulat hongkong dalam berbagai bentuknya: Siklus hidup ulat hongkong umumnya berlangsung selama 6 bulan. Dari penjelasan di atas, sebenarnya tenaga yang dicurahkan untuk beternak ulat hongkong relatif sedikit.

Tugas kita hanya sekadar rajin memonitor perkembangannya, dan tentu saja harus sabar menunggu tahapan demi tahapan. Baca dulu yang ini. Cara gampang mencari artikel di omkicau.

Bagi-bagi ke teman ya. Terima kasih.

CYBERCRIME LAW RA 10175 PDF

Mau ternak ulat hongkong cara praktis?

Trik sederhana ternak ulat hongkong untuk pemula cepat berhasil Menyiapkan Kandang Kandang merupakan keperluan yang sangat penting untuk memulai sebuah budidaya. Sebelum membeli bibit, usahakan kandang sudah disiapkan. Untuk ukuran kandang sebenarnya bisa disesuaikan dengan banyak sedikitnya ulat. Biasanya peternak menggunakan wadah berukuran 60 cm x 40 cm x 7 cm dengan bahan triplek. Budidaya ulat hongkong selanjutnya bagian samping bisa dilapisi dengan plastik yang cukup tebal untuk meminimalisir ulat yang keluar. Jika wadah-wadah tersebut sudah siap, maka dapat disusun dalam sebuah kerangka kayu yang kokoh.

HERNIA ENCARCERADA PDF

CARA TERNAK ULAT HONGKONG PDF

Persiapan Kandang dari Triplek atau Nampan Plastik Yang pertama Anda harus membuat wadah ulat terlebih dahulu, ada 2 macam kandang yang bisa Anda gunakan yaitu menggunakan nampan dan triplek seperti kandang jangkrik. Apabila Anda pemula dan ingin memulai dari kecil-kecilan terlebih dahulu Anda bisa menggunakan wadah nampan sebagai kandangnya karena jika Anda menggunakan nampan Anda hanya tinggal membelinya di warung dengan harga yang murah Selain itu dengan menggunakan nampan Anda tidak memerlukan lahan yang luas bisa Anda simpan di atas lemari maupun di ruangan kamar. Tetapi apabila Anda ingin memulainya langsung dalam skala besar Anda bisa membuat kandangnya menggunakan bahan dasar triplek dan kayu seperti kandang jangkrik disusun secara bertingkat, Baca Juga : Cara Ternak Undur-Undur Tentunya Anda perlu mengeluarkan modal yang cukup jika menggunakan kandang triplek selain itu Anda juga harus mempersiapkan lahan atau halaman yang nantinya digunakan sebagai tempat menyimpan kandang triplek tersebut. Silahkan pilih salah satu jenis kandang yang sesuai dengan modal dan lahan yang Anda miliki, saran saya jika Anda pemula yang ingin mencoba lebih baik gunakan kandang nampan terlebih dahulu karena lebih murah dan mudah disimpan, Apabila peternakan tersebut sudah berkembang barulah gunakan kandang triplek supaya Anda dapat memelihara dalam jumlah besar secara efektif. Nah setelah menjadi kepik ia akan menghasilkan telur yang kemudian telur tersebut menjadi ulat hongkong. Untuk mencari bibit kepik tentu tidaklah mudah terlebih jika peternak ulat hongkong di tempat tinggal Anda terbilang masih jarang. Tetapi jangan khawatir, karena Anda juga bisa mulai memeliharanya dari ulat hongkong dan tentunya lebih mudah Anda temukan karena hampir sebagian besar penjual pakan burung kicau menjual ulat hongkong nah Anda bisa membelinya disana.

Related Articles