BAHAN CETAK ELASTOMER PDF

Dua gugus ini berada di bagian ujung rantai sedangkan yang satu lagi tergantung. Pasta dasar biasanya berwarna putih, ini disebabkan oleh warna bahan pengisi. Pasta pereaksi kadang-kadang disebut pasta akselerator atau katalisator Ini terbuat dari : Lead dioksida PbO2 ini menyebabkan polimerisasi dan cross-linking, oleh karena oksidasi gugus —SH. Pada salah satu produk terdapat garam kuprum.

Author:Togul JoJoramar
Country:Libya
Language:English (Spanish)
Genre:Video
Published (Last):19 June 2014
Pages:315
PDF File Size:11.36 Mb
ePub File Size:9.92 Mb
ISBN:815-9-13177-242-9
Downloads:1346
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Shakagor



Model gigi tersebut digunakan oleh dokter gigi sebagai model studi maupun sebagai model kerja. Untuk menghasilkan cetakan yang akurat, bahan yang digunakan untuk membuat tiruan dari jaringan intraoral dan ekstraoral harus memenuhi kriteria sebagai berikut. Pertama, bahan tersebut harus cukup air untuk beradaptasi dengan jaringan mulut serta cukup kental untuk tetap berada dalam sendok cetak yang menghantar bahan cetak ke mulut. Kedua, selama di mulut bahan tersebut harus berubah mengeras menjadi bahan padat menyerupai karet dalam waktu tertentu, idealnya waktu pengerasan total harus kurang dari 7 menit.

Akhirnya cetakan yang mengeras harus tidak berubah atau robek ketika dikeluarkan dari mulut, dan dimensi bahan harus tetap stabil sehingga bahan cor dapat dituang.

Anusavice, Bahan cetak dapat dikelompokkan menurut sifat mekanisnya. Ada 2 jenis bahan cetak, yakni bahan cetak elastis dan bahan cetak non-elastis. Bahan cetak non elastis dibagi lagi menjadi bahan cetak non elastis yang irreversible dan bahan cetak non elastis yang reversible. Sedangkan bahan cetak elastis, dapat dibagi lagi menjadi bahan cetak hidrokoloid dan bahan cetak elastomer tanpa air.

Bahan cetak elastis dapat secara akurat memproduksi baik struktur keras maupun lunak dari rongga mulut, termasuk undercut dan celah interproksimal. Meskipun bahan ini dapat dipakai untuk mencetak pasien tanpa gigi, kebanyakan dibuat untuk model cor untuk gigi tiruan sebagian cekat atau lepasan serta untuk unit restorasi tunggal.

Bahan cetak elastik dapat diklasifikasikan menjadi bahan cetak hidrokoloid dan elastomer. Bahan cetak hidrokoloid merupakan bahan cetak yang substansi dasarnya berupa koloid yang direaksikan dengan air, sehingga disebut hidrokoloid. Koloid merupakan kombinasi dari wujud benda apapun, terkecuali bentuk gas. Semua penghambur koloid disebut sol. Bahan cetak hidrokoloid sendiri dapat diklasifikasikan menjadi bahan cetak hidrokoloid irreversible, dan bahan cetak hidrokoloid reversible.

Bahan cetak hidrokoloid irreversible dapat dicontohkan dengan alginat. Bahan ini disebut irreversible, sebab bahan ini tidak dapat kembali menjadi wujud dasarnya setelah bereaksi membentuk wujud sol. Bahan ini ditemukan pada saat bahan cetak yang digunakan sebelumnya menjadi langka, yakni pada waktu perang dunia kedua.

Bahan ini memiliki kelebihan dibandingkan bahan cetak lainnya, yakni proses manipulasinya yang mudah, nyaman bagi pasien, dan relatif tidak mahal karena tidak memerlukan banyak peralatan. Bahan cetak hidrokoloid lainnya, yakni bahan cetak hidrokoloid jenis reversible.

Bahan ini dipengaruhi oleh suhu, sehingga bahan ini dapat kembali ke bentuk semula reversible. Bahan ini leleh pada temperatur OC, sedangkan pada temperatur OC, bahan ini dapat menjadi gel. Contoh bahan cetak jenis ini ialah agar. Elastomer merupakan jenis bahan cetak elastis lain diluar bahan cetak hidrokoloid.

Suatu bahan cetak elastomer terdiri atas molekul atau polimer besar yang diikat oleh sejumlah kecil ikatan. Ikatan tersebut mengikat rantai polimer yang melingkar pada titik tertentu untuk membentuk jalinan 3 dimensi yang sering disebut sebagai gel. Pada keadaan ideal, peregangan menyebabkan rantai polimer membuka lingkaran hanya sampai batas tertentu yang dapat kembali ke keadaan semula, yaitu rantai kembali melingkar pada keadaan berikatan ketika diangkat.

Banyaknya ikatan silang menentukan kekakuan dan sifat elastis bahan tersebut. Anusavice, Bahan cetak lainnya yakni bahan cetak non elastis. Bahan cetak ini dapat dibedakan menjadi irreversible dan reversible.

Contoh dari bahan cetak jenis ini yang irreversible ialah plaster of paris dan zinc oxyde eugenol. Sedangkan contoh dari yang reversible ialah malam dan compound.

Bahan cetak jenis ini memiliki sifat keras dan tidak dapat dikeluarkan melalui undercut tanpa mematahkan atau mengubah bentuk cetakan. Bahan cetak tidak elastis ini digunakan untuk semua cetakan sebelum ditemukannya cetakan agar. Meskipun bahan tersebut sudah tidak dipakai lagi untuk pasien bergigi, bahan tidak elastis ini memiliki keunggulan dalam pembuatan cetakan untuk pasien tak bergigi. Sebenarnya bahan cetak zinc oxyde eugenol dan plaster of paris disebut bahan cetak mukostatik karena bahan tersebut tidak menekan jaringan selama perlekatan cetakan.

Anusavice, 94 2. H2O dicampur dengan air diduga terjadi hal — hal sebagai berikut meskipun dalam literatur masih terdapat perbedaan pendapat mengenai bentuk reaksi setting yang terjadi : a. Hemihydrat yang terlarut membentuk dihydrat dalam larutan yang kemudian menjadi terlalu jenuh. Maka dari larutan ini terjadi pertumbuhan kristal dihydrat. Factor — factor penting berkaitan dengan reaksi setting bahan dasar gips: I. Terjadi pertumbuhan kristal pada inti kristalisasi; pada kasus ini inti dapat berupa kristal gypsum yang timbul sebagai impurity pada kristal hemihydrat, II.

Oleh karena dihydrat berkristalisasi maka lebih banyak hemihydrat yang larut dan proses bersambung terus. Ekspansi ini disebabkan adanya dorongan kearah luar oleh kristal — kristal dihydrate yang sedang terbentuk. Bahan yang telah ekspansi mengandung kristal — kristal dihydrate dan pori — pori. Volume kristal bahan yang telah set lebih kecil dari volume awal hemihydrate. Bila gips yang telah dicampur dibiarkan dalam air pada waktu initial set, maka akan terjadi ekspansi yang lebih besar ; ini disebut hygroscopic expansion dan kadang —kadang dilakukan untuk mengekspansi bahan tanam gypsum.

Hindari kontaminasi 3. Combe, 2. Indikasi utama penggunaannya adalah untuk mencetak linggir tanpa gigi. Kadang-kadang compound digunakan dalam kedokteran gigi operatif untuk mencetak preparasi gigi tunggal atau untuk membuat stabil pita matrikx atau alat operatif lainnya.

Untuk mencetak gigi tunggal, pita tembaga silindris disebut pita matriks diisi dengan bahan compound yang sudah dilunakkan. Pita yang terisi kenudian ditekan di atas gigi, menekan compound beradaptasi dengan preparasi gigi.

Cetakan seperti itu kadang disebut cetakan tube. Setelah compound didinginkan, cetakan dilepas, dan hasil cor, atau die, dibuat dari cetakan tersebut. Anusavice, : Compound yang agak lebih kental, disebut compound sendok cetak, dapat digunakan untuk membentuk sendok cetak dalam pembuatan gigi tiruan.

Suatu cetakan jarungan lunak diperoleh dari compound sendok cetak seperti yang digambarkan. Cetakan ini disebut cetakan primer. Cetakan ini disebut sebagai cetakan sekunder. Cetakan sekundr dapat juga dibuat dari pasta oksida seng eugenol, hidrokoloid, atau elastomer tanpa air. Aplikasi umum lain dari bahan compound adalah untuk membentuk tepi border molding sendok cetak perseorangan dari akrilik selama mencoba sendok cetak. Ada dua bentuk dasar compound cetak, yaitu bentuk kue dan stick batang.

Anusavice, : Komposisi. Umumnya, compound terdiri dari campuran malam, resin termoplastik, bahan pengisi, dan bahan pewarna. Satu dari substansi pertama yang dipergunakan untuk bahan cetak adalah malam lebah beeswax.

Karena malam tersebut rapuh, substansi seperti shellac, asam stearic, dan gutta percha ditambahkan untuk meningkatkan plastisitas dan kemampuan kerja. Bila substansi-substansi tersebut digunakan dengan cara ini, substansi dianggap sebagai bahan pembuat plastis plastisizers. Resin sintetik meningkat penggunaannya, biasanya dikaitkan dengan resin alami. Anusavice, : Bahan pengisi. Banyak bahan diperkuat atau sebaliknya, diubah sifat fisknya dengan penambahan partikel kecil bahan lembam, biasanya dikenal sebagai bahan pengisi, yang secara kimia berbeda dengan kandungan utama atau kandungan lainnya.

Anusavice, : Malam atau resin dalam compound cetak adalah kandungan utama dan membentuk matriks. Struktur ini terlalu cair untuk ditangani dan memberikan kekuatan yang rendah meskipun pada temperature ruangan. Karena itu, bahan pengisi harus ditambahkan.

Bahan pengisi meningkatkan viskositas pada temperature di atas temperature mulut dan meningkatkan kekerasan compound pada temperature ruang. Struktur compound cetak agak seperti suatu komposit. Konsep komposit digunakan secara luas dalam produksi bahan kedokteran gigi. Anusavice, : Sifat termal. Pelunakan dengan panas adalah suatu persyaratan dalam penggunaan compound. Kegunaannya ditentukan oleh respon terhadap perubahan temperature dalam lingkungan sekitarnya. Anusavice, : Temperatur fusi.

Kemaknaan praktis temperature fusi adalah bahwa temperature tersebut menunjukkan suatu penurunan nyata dalam keplastisan bahan selama pendinginan. Di atas temperature ini bahan yang dilunakkan tetap bersifat plastis sementara cetakan dibuat.

Jadi, setiap detail jaringan mulut lebih mudah diperoleh. Begitu sendok cetak dimasukkan ke dalam mulut, sendok cetak harus ditahan secara kuat pada posisinya sampai cetakan mendingin di bawah temperature fusi. Pada keadaan apapun, cetakan tidak boleh diganggu atau dikeluarkan sampai bahan tersebut mencapai temperature mulut. Anusavice, : Konduktivitas dan kontraksi termal. Seperti diperkirakan, konduktivitas termal dari bahan ini adalah rendah, mrnunjukkan perlunya waktu tambahan untuk memperoleh pendinginan dan pemanasan yang sempurna dari bahan compound.

Adalah penting bahwa bahan lunak merata pada saat sendok cetak dimasukkan dan dingin menyeluruh dalam sendok cetak sebelum cetakan dikeluarkan dri mulut. Biasanya air dingin dapat disemprotkan pada sendok cetak ketika di dalam mulut, sampai compound mengeras merata sebelum dikeluarkan. Kegagalan memperoleh bahan yang mengeras sempurna sebelum dikeluarkan, dapat menghasilkan distorsi besar pada cetakan.

Kesalahan yang disebabkan dari besarnya kontraksi ini tidak bisa dihindari, dan merupakan kesatuan dari teknik. Anusavice, : Pelunakan compound cetak. Compound dapat dilunakkan dalam oven atau di atas api.

Bila api langsung digunakan, compound tidak boleh dibiarkan mendidih atau terbakar sehingga kandungan di dalamnya menguap. Anusavice, : Bila sejumlah besar compound, seperti yang dibutuhkan untuk mencetak seluruh rahang, hendak dilunakkan, disarankan melakukan perendaman dalam air. Perendaman terlalu lama atau terlalu panas dalam rendaman air tidaklah diindikasikan; compound dapat menjadi rapuh dan berbutir bila beberapa kandungan berberat molekul rendah terlepas dari bahan.

Anusavice, : Pelunakan compound adalah satu-sat unya cara mengeluarkan model dari compound cetak setelah stone mengeras. Metode yang dianjurkan adalah merendam bahan cetak dalam air hangat sampai compound cukup lunak sehingga dapat dipisahkan dengan mudah dari model.

HAVOLINE XLC PDF

bahan cetak elastomer.pdf

.

BUCURESTII DE ALTADATA BACALBASA PDF

.

FETHA NAGAST PDF

.

Related Articles